Jumat, 25 Juli 2025

Motifasi Diri

alasan datang setip hari, tetapi tidak dengan kesempatan.


kita hidup didunia yang sudah terkotaminasi, maka bergeraklah jika ingin bidup 

hidup buka seperti lomba lari dimana garis start dan finishnya  sama, setiap orang mempunyai waktunya masing-masing untuk memulai dan mengahirinya 

 jangan membandingkan hidupmu dengan sinetron yang ada di tv, sebab itu hanyalah skanario manusi, hidupmu lebih indah karna yang menulis skanario tentangmu itu sang penciptamu dia tau mana yang terbaik untuk dirimu.

biarkan saja dia pergi dan memilih yang lain, ihklaskan saja seperti kau membuang kotoran dalam tubuhmu, jika kau terlalu menyimpanya kau sendiri yang akan sengsara.


manusia diberikan dua tangan, yang satu untuk memberi dan yang satu lagi untuk menutupi apa yang kau berikan, kadang kebaikan tak perlu di pamerkan. 


saat kau mencintainya kau tak perlu alasan, 


sewajarnya mencintai dunia, tidak perlu berlebihan karna dunia sifatnya hanya sementara. 

tringat dalam sebuah filem aladin dimana ada dua permintaan yang tidak bisa dikabulkan oleh jin, pertama memaksakan seseorang untuk mencintaimu dan yang kedua adalah mengembalikan orang yang sudah meninggal untuk hidup kembali.


jangan pernah lari dari kenyataan karna dia akan terus mengikuti meskipun kau bersembunyi sekalipun.


mata tidak benar-benar melihat buktinya hati bisa merakanya meski dilapisi kulit dan tulang-tulang

jangan heran karna kau di pertemukan dengan dia tanpa sengaja maka perpisahan yang terjadi tanpa berpamitan

hati ini payah dan badan ini lelah, tapi semoga kau mendapatkan berkah dari sayng ilahh


lebih baik disakiti daripada menyakiti jika hati dan tubuhmu mampu. sayangnya otak manusai tak menerima itu semua.

tak usah kenal agar aku tak sayang


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar